array(2) { [0]=> string(6) "Roboto" [1]=> string(81) "ital,[email protected],100;0,300;0,400;0,500;0,700;0,900;1,100;1,300;1,400;1,500;1,700;1,900" }
Bisnis Makanan dan Minuman Time  

Peran Orang Tua Di Rumah Dalam Masa Pandemi

Suara.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengungkapkan bahwa persiapan menuju pembukaan sekolah untuk pembelajaran tatap muka dengan protokol kesehatan ketat di seluruh Indonesia sudah hampir mencapai one hundred persen. “Siswa sudah dilakukan sistem belajar, dengan shift yang dipastikan tidak melanggar protokol kesehatan, dalam hal ini kerumunan. Kami selaku orang tua, tidak setuju jika anak-anak kami disuruh belajar dari rumah lagi,” tandasnya. Terpisah, salah satu orang tua siswa, Nita Soleman saat diwawancara mengaku sangat prihatin dengan kondisi anak, yang terlalu lama dirumah dan tidak melakukan kegiatan sekolah layaknya regular. Namun, berbeda dengan pernyataan Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman. Yang mengatakan, proses belajar mengajar tatap muka tetap dilakukan. Alhasil, proses belajar mengajar tatap muka yang sebelumnya disepakati Pemerintah Kota bersama Dinas Pendidikan Kota Ternate, disinyalir dibatalkan.

Tanggapan orang tua mengenai sekolah tatap muka

Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru Satriwan Salim mengatakan, sistem pendidikan di tengah pandemi menjadi hal dilematis. “Terutama dalam penanaman nilai-nilai pendidikan karakter sehingga peserta didik baru menjadi lebih baik dari aspek kesantunan, kedisiplinan, kejujuran dan sikap bela negara,” katanya. “Tak perlu sekolah memberlakukan aturan yang malah memberatkan siswa dan orang tuanya. Yang penting MPLS berjalan baik dan lancar untuk pengenalan sekolah baru sekaligus pembentukan karakter siswa,” ujarnya. “Disdik juga aktif koordinasi dengan Dinas Kesehatan, sehingga untuk vaksin guru lagi 40% saja. Sudah siap knowledge by name by addres, tinggal laksanakan jadwal vaksin bagi guru,” jelasnya. “Kita sudah koordinasi dengan Pemda dan mempersiapkan sarana dan prasarana dari jauh-jauh waktu. Namun Pemda memutuskan untuk menunda tatap muka,” kata Kepala Madrasah, Muhammad Ghufron kepada NU Online, Rabu (6/1).

Tapi tetap dengan protokol kesehatan yang sudah jelas,” tegas Nadiem. Sepatutnya, Roni menyarankan, pemerintah mencari cara belajar berbasis daring yang lebih efektif dan efisien. Sebagai contoh rujukan belajar on-line di Univeraitas Terbuka yang memiliki sistem pembelajaran on-line yang akurat. Nahdiana menyiapkan pembelajaran campuran untuk antisipasi perihal tersebut. Adapun yang dimaksud ‘blended learning’ ini ketika orang tua belum mengizinkan anaknya, hak belajar anak masih tetap dapat.

Sejumlah pihak memandang perlunya persiapan matang dalam melakukan sistem pembelajaran tatap muka di sekolah untuk mencegah perebakan wabah virus corona. Kata Nadiem, jika akan membuka Situs Bola Online sekolah, pemerintah daerah juga harus mendapatkan restu dari pengelola sekolah dan orang tua murid. Jika orang tua masih belum yakin, maka anaknya bisa melanjutkan PJJ secara penuh.

Sehingga, menimbulkan ketidakjelasan terkait standing Covid-19 di daerah. BANDUNG, iNews.id – Forum Orang Tua Siswa menolak rencana Dinas Pendidikan Jawa Barat yang akan memberlakukan pembukaan sekolah tatap muka untuk SMA dan SMK pada Januari 2021. Pasalnya, belum ada kejelasan mengenai status Covid-19 di daerah tersebut. Aisyah yang merupakan ibu yang kedua anaknya duduk dibangku SD juga mengaku setuju dengan sekolah tatap muka ini.

Pendidikan tingkah laku harus menjadi pijakan kuat ditengah perkembangan teknologi dan arus percepatan informasi. Program-program pendidikan yang dilakukan sekolah harus benar-benar disampaikan kepada murid, terlebih dengan media daring tetap saja pihak sekolah harus benar-benar memperhatikan etika sebagai lembaga pendidikan. Penekanan belajar dirumah kepada murid harus benar-benar mendapat kawalan agar guru-guru yang mengajar melalui media daring tetap halus dan cerdas dalam menyampaikan pelajaran-pelajaran yang wajib dipahami oleh murid. “Setiap awal tahun pelajaran seluruh satuan pendidikan melaksanakan penyusunan pembagian tugas mengajar guru sesuai dengan tanggung jawab dan beban kerja minimal yang diasumsikan pada standarisasi / rasio rombongan belajar. Orangtua dan anggota keluarga dewasa diharapkan mulai memperkenalkan 3M; kebiasaan cuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak sejak dini. Orang tua murid memang memegang hak mutlak untuk memperbolehkan anaknya sekolah tatap muka atau tetap melakukan pembelajaran jarak jauh.

Meski demikain, HN mengaku belum mendapatkan surat resmi dari sekolah tentang permintaan persetujuan dari wali murid terhadap rencana pembelajaran tatap muka. Di SMP Negeri 6 Surabaya, misalnya, simulasi protokol kesehatan dilakukan secara ketat. Sebelum masuk gerbang sekolah, peserta didik wajib dicek suhu tubuhnya. Kemudian, mereka diarahkan petugas untuk cuci tangan dengan sabun dan masuk antrean ke bilik disinfektan.