array(2) { [0]=> string(6) "Roboto" [1]=> string(81) "ital,[email protected],100;0,300;0,400;0,500;0,700;0,900;1,100;1,300;1,400;1,500;1,700;1,900" }
Bisnis Makanan dan Minuman Time  

Berita Dan Informasi Sekolah Tatap Muka Terkini Dan Terbaru Hari Ini

Sekolah juga perlu mengatur jam masuk dan jam pulang, serta pengawasan agar tidak terjadi kerumunan siswa, baik saat berangkat sekolah maupun saat pulang sekolah. Sama seperti kantin, kegiatan olahraga dan ekstrakurikuler tidak diperbolehkan di satuan pendidikan dalam masa transisi dua bulan pertama. Bisnis.com, JAKARTA – Setelah lebih dari setahun pandemi Covid-19, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mewajibkan seluruh sekolah untuk menyelenggarakan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka mulai Juli 2021.

“Idealnya sebelum membuka sekolah, semua anak maupun guru dan petugas sekolah dilakukan pemeriksaan swab, dan secara berkala dilakukan pemeriksaan swab ulangan untuk high quality management protokol kesehatan di sekolah,” imbuh Aman. Pemerintah menyatakan bahwa tahun ajaran baru sudah dapat dimulai dengan pembelajaran tatap muka secara terbatas pada Juli 2021. Tidak memiliki gejala Covid-19, termasuk orang yang serumah dengan warga satuan pendidikan. “Mau tidak mau, selesai vaksinasi ada opsi tatap muka terbatas. Selain itu harus melalui sistem rotasi, tatap muka dan PJJ,” terang Nadiem. “Para guru, tenaga pendidik semuanya telah, yang di sini prosesnya telah dimulai, dan kita harapkan nanti setelah Provinsi DKI Jakara, semua provinsi juga melakukan hal yang sama,” harap Jokowi. “Kalau tiga pihak ini tidak mengijinkan sekolah itu bukan sekolah itu tidak diperkenankan untuk dibuka, tapi kalau tiga pihak itu setuju, berarti sekolah itu mulai boleh melaksanakan tatap muka,” tambahnya.

Hal itu disampaikan Oded guna merespons imbauan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim yang menyatakan sekolah tatap muka dapat dimulai pada Juli 2021 ini. Epidemolog Universitas Airlangga, Windhu Purnomo turut menanggapi anjuran Mendikbud Ristek, Nadiem Makarim untuk melakukan pembelajaran tatap muka. “Daerah berkoordinasi dengan Dishub untuk memastikan transportasi kita semakin aman. Kalau ada anak-anak kesulitan mengakses transportasi dan orang tua juga tidak bisa mengantar, dia bisa tidak datang ke sekolah dulu atau tetap jarak jauh,” terang Jumeri.

Untuk sekolah berasrama, pihaknya menyarankan agar dibuat ketentuan yang mengatur agar tidak sembarang orang bisa keluar masuk asarama dengan bebas. Selain hal di atas, pihaknya juga merekomendasikan agar semua jendela kelas dibuka selama pembelajaran, dan menggunakan area Judi Slot Online luar ruangan jika memungkinkan. Warga satuan pendidikan disarankan membawa makanan atau minuman dengan menu gizi seimbang.

“Varian yang lama saja saya tidak tahu, varian yang lama gimana yang baru gimana saya tidak tau. Antisipasi baik ada virus varian baru maupun lama, harus tetap lakukan protokol kesehatan sama saja karena cara penularannya kan tetap sama. Yang bisa kami sampaikan pertama adalah kami melihat banyak hal yang selama ini memang terlihat jelas terkait dengan Pembelajaran Jarak Jauh . Terutama dampak-dampaknya bagi siswa, bagi sekolah, bagi orangtua dan lain-lain. Semakin lama PJJ dilakukan, maka semakin banyak dampak negatifnya,” ungkap Bima Arya. “Harus mulai dicoba. Negara lain sudah melakukan Sekolah Tatap Muka. Tapi harus ketat protokol kesehatan,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Senin, 7 Juni 2021.

JAKARTA, KOMPAS.TV – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim mengatakan sudah saatnya sekolah-sekolah di Indonesia menggelar pembelajaran tatap muka terbatas. Setidaknya sudah 85 persen negara-negara di Asia Timur dan Pasifik yang melakukan sekolah tatap muka. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menegaskan, pembelajaran tatap muka terbatas dapat dilakukan saat ini tanpa harus menunggu Juli 2021.

Jumeri memastikan orang tua memiliki hak untuk memberikan izin anaknya sekolah tatap muka. Riza meminta semua pihak bersabar dan menahan diri untuk melakukan pembelajaran tatap muka, termasuk guru, orangtua siswa dan peserta didik. Kasubag Humas Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta Taga Radja menyebutkan uji coba sekolah tatap muka tahap I dilakukan oleh 83 sekolah. Ngomongin soal sekolah tatap muka yang akan mulai dilakukan pada Juli 2021, sebenarnya ada 2 alasan penting yang disampaikan oleh Nadiem Makarim, terkait kebijakan sekolah tatap muka terbatas yang harus dilakukan.

Kapan mulai sekolah tatap muka

Kepala SMPS Kartika Kendari, M.Pausi, M.Pd menegaskan sudah siap menggelar PBM tatap muka. TweetShareShareEmailCommentsKENDARIPOS.CO.ID– Pemerintah melalui penyesuaian Surat Keputusan Bersama Empat Menteri menetapkan, pembelajaran tatap muka akan kembali dilaksanakan pada Januari 2021. Informasi itu disampaikan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. “Hari ini vaksinasi untuk tenaga pendidik dan pendidikan telah dimulai dan saya tadi menyaksikan semuanya berjalan lancar,” kata Jokowi dalam keterangan persnya yang disiarkan langsung di channel YouTube Sekretariat Presiden.

Skema pembalajaran tatap muka terbatas ini tidak sama dengan sekolah tatap muka biasa. Di mana satu kelas hanya diisi 25 persen peserta didik dan berlangsung dua kali dalam seminggu. Ia mencontohkan daerah Kudus dan Jawa Tengah dengan lonjakan kasus yang sangat drastis. Sedangkan untuk sekolah yang sudah membuka belajar tatap muka sejak awal 2021, Mas Menteri tetap mempersilahkan untuk dibuka. “Jadi 22 persen yang sudah sekolah tatap muka, itu silahkan lanjut. Tapi tetap dengan protokol kesehatan yang sudah ketat,” terangnya. Mendikbud berharap program vaksinasi untuk guru dan tenaga kependidikan dapat selesai pada akhir Juni 2021.

“Sekadar mengingatkan bahwa sejak bulan Januari semua sekolah dan daerah itu sudah diperkenankan kalau mereka siap laksanakan tatap muka terbatas. Bahkan sebelum vaksinasi pun sudah diperbolehkan,” ujar Nadiem. Untuk mencapai ketiga target tersebut, Nadiem mendorong pemerintah daerah memprioritaskan vaksinasi COVID-19 para pendidik dan tenaga kependidikan. KOMPAS.com – Kebijakan pembelajaran tatap muka di tengah pandemi corona terus menuai pro dan kontra. Sementara itu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim juga telah mewajibkan satuan pendidikan untuk menyediakan layanan tatap muka terbatas. “Beliau menyampaikan, kita harus memiliki keberanian untuk mendorong PTM terbatas yang tentu saja disertai penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat,” ungkap Nadiem.