array(2) { [0]=> string(6) "Roboto" [1]=> string(81) "ital,[email protected],100;0,300;0,400;0,500;0,700;0,900;1,100;1,300;1,400;1,500;1,700;1,900" }
Mempelajari Keuangan Time  

Usaha

Beberapa maskapai penerbangan nasional sudah merumahkan pilot dan karyawannya karena pendapatan mereka menurun drastis. Kebijakan terbaru yang pengaruhnya paling besar adalah pembatasan sosial berskala besar . Liputan6.com, Jakarta – Dunia belum lepas dari bayang-bayang pandemi Corona Covid-19. Bukan semakin berkurang, beberapa negara justru dikonfirmasi akan mengalami gelombang kedua pandemi yang bermula dari Wuhan, China ini. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan masa pandemi Covid-19 ini menjadi momentum yang tepat untuk memperbaiki perekonomian nasional.

Bank Dunia menyatakan bahwa Covid-19 akan membawa 92% negara di dunia jatuh ke jurang resesi. Hingga kini setidaknya telah terdapat 14 negara mengonfirmasi terjadinya resesi, di antaranya adalah Amerika Serikat, Jerman, Perancis, Italia, Korea Selatan, Spanyol, Hongkong, Singapura, Filipina, Inggris, Malaysia, Polandia, Thailand, dan Jepang. Bank Dunia dalam laporan Prospek Ekonomi Global telah memperkirakan ekonomi global mengalami penurunan sebesar 5,2% pada tahun ini sebagai akibat dari pandemi covid-19.

Namun sejalan dengan maraknya adopsi digital, aktivitas jual-beli kini pun sudah banyak beralih ke platform digital. Hal itu membuka peluang dan kesempatan-kesempatan baru yang dapat dieksplorasi para kaum milenial. Menurut Andry, saat ini semua pihak dipaksa untuk beraktivitas secara daring dan menerapkan prinsip digitalisasi, kalua tidak kegiatan perekonomian serta bisnis akan mati. Oleh karena itu, OJK melakukan monitoring terhadap sektor produktif yang paling terkena dampak dari Covid-19. Walaupun komposisi pembiayaan terhadap sektor produktif hanya berkisar %, sedangkan pembiayaan konsumtif berkisar 70-72% tetapi sektor tersebut yang memberikan efek multiplier yang lebih banyak ke perekonomian dibandingkan pembiayaan konsumtif. Untuk membangun sebuah perusahan yang besar, tentu di dalamnya perlu ditunjang dengan tim atau karyawan yang stable.

KOndisi terkini bisnis di saat pandemi

Pelaku UMKM yang sudah terpaksa tutup harus dicarikan solusi bagaimana agar mereka aktif dan bangkit kembali sebagai motor penggerak perekonomian nasional. Pembahasan RUU Cipta Kerja, khususnya kluster UKMK yang saat ini sedang dibahas di tingkat Baleg DPR RI harus dikawal dan diberikan masukan yang komprehensif dan mendasar akan kelemahan UMKM selama ini. RUU Cipka Kerja menjadi tumpuan harapan pelaku UMKM untuk menatap masa depan yang lebih cemerlang pascaCovid-19. Sumber pasokan dunia yang tadinya dikuasai kurang lebih 20 persen oleh negara China, telah bergeser ke beberapa negara lain karena adanya pandemi ini. Tentu saja untuk dapat merebut kue pada international supply chain, Indonesia harus berbenah diri agar lebih menarik investor.

Pastikan tetap bijak memutuskan pemakaian dana tabungan untuk modal bisnis. Lebih amannya, mulailah bisnis perlahan saja dengan modal seminim mungkin. Kebiasaan baru di masyarakat seiring pandemi corona akan memunculkan peluang-peluang bisnis baru.

Dalam situasi ini, pelaku usaha perlu memutar otak agar mampu menjaga bisnis tetap stabil saat permintaan sedang menurun. Nah, agar dapat menyusun strategi yang tepat untuk bisnis Anda, simak dulu 5 strategi agar bisnis tetap bertumbuh saat hadapi pandemi COVID-19. Adapun Otoritas Jasa Keuangan menyiapkan Daftar Slot Terpercaya enam inisiatif strategis kebijakan di 2021 untuk menghadapi berbagai perkembangan dan tantangan di sektor jasa keuangan termasuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Bank Indonesia mendukung pemulihan ekonomi nasional melalui stimulus kebijakan moneter yang akan dilanjutkan pada tahun 2021.

Beberapa produsen smartphone bahkan harus mengalihkan fokus produksi mereka ke sektor yang kini lebih dicari masyarakat, seperti air air purifier dan lainnya. Tidak jauh berbeda dengan sektor pariwisata dan resort, bisnis penerbangan pun ikut merugi selama pandemi virus Corona. Hal ini disebabkan karena beberapa negara mengambil kebijakan lockdown untuk melindungi warga dan negaranya dari infeksi virus Corona.